Wirausaha Digital


oleh : Chintya Adinda Putri

            Halo Sobat Dunia Kampus! Welcome to my blog. Ketemu lagi nih kita hehe. Artikel kali ini akan membahas tentang apa itu Wirausaha Digital. Kalian udah tau belum? Kalo belum yuk baca sampai habis.. 



Wirausaha digital merupakan subkategori dari kewirausahaan dimana organisasi tradisional yang bergerak secara fisik didigatalisasikan, sehingga wirausaha tradisional berubah dalam bentuk usaha baru di era digital, baik secara produk, distribusi maupun lokasi usaha.

Seorang wirausaha berperan baik secara internal maupun eksternal. Secara internal seorang wirausaha berperan dalam mengurangi tingkat kebergantungan terhadap orang lain, meningkatkan kepercayaan diri, serta meningkatkan daya beli pelakunya. Secara eksternal, seorang wirausaha berperan dalam menyediakan lapangan kerja bagi para pencari kerja. Dengan terserapnya tenaga kerja oleh kesempatan kerja yang disediakan oleh seorang wirausaha, tingkat pengangguran secara nasional menjadi berkurang.

Seorang wirausaha memiliki peran sangat besar dalam melakukan wirausaha. Peran wirausaha dalam perekonomian suatu negara adalah:

1.    Menciptakan lapangan kerja

2.    Mengurangi pengangguran

3.    Meningkatkan pendapatan masyarakat

4.    Mengombinasikan faktor-faktor produksi (alam, tenaga kerja, modal, dan keahlian)

5.    Meningkatkan produktifitas nasional


Tantangan kewirausahaan digital :

·         Kehilangan Banyak Waktu

Banyak yang bilang bahwa menjadi entrepreneur waktunya bebas, bisa sesuka hati kerjanya, memang itu tidak salah. Tetapi jika seorang entrepreneur yang baru merintis bisnisnya pasti akan membutuhkan banyak waktu untuk memikirkan bagaimana bisnisnya bisa berkembang dan sukses. Berbeda cerita kalau bisnisnya sudah sukses.

·         Selalu Dihantui Rasa Takut

Rasa takut pasti pernah ada, apalagi bagi yang baru terjun di dunia entrepreneur dan minim pengalaman. Seiring berjalannya waktu, rasa takut akan hilang dengan sendirinya. Intinya, jika ingin sukses buanglah rasa takut yang Anda miliki sejauh-jauhnya.

·         Kehilangan Penghasilan Tetap

Berani menjadi entrepreneur berarti berani kehilangan penghasilan tetap Anda. Jika bekerja sebagai karyawan pasti gaji bulanan yang diterima akan tetap setiap bulannya. Tetapi jika menjadi seorang entrepreneur terutama saat masih masa perintisan, kehilangan gaji bulanan adalah hal yang biasa, tetapi nanti setelah bisnisnya sudah sukses mendapatkan gaji yang lebih besar adalah hal yang mudah dilakukan.

·         Mudah Merasa Jenuh

Jangan kira jika menjadi entrepreneur akan bisa bersenang-senang dan bahagia setiap harinya. Memang kenyataannya tidak seperti itu, apalagi jika Anda masih merintis bisnis dan belum mendapatkan keuntungan, Anda akan mudah merasa jenuh karena melakukan aktivitas yang sama setiap harinya.

·         Rasa Malas

Rasa malas dalam bisnis hanya akan menghasilkan dua hal antara bisnis tidak berkembang atau mengalami kebangkrutan. Menjadi seorang entrepreneur yang sukses harus bisa mengalahkan rasa malas yang dimiliki. Kesuksesan yang didapatkan akan bergantung pada seberapa semangat Anda dalam menjalankan bisnis. 

·         Kurang Dukungan Orang Sekitar

Seringkali orang sekitar tidak mendukung keputusan Anda menjadi seorang entrepreneur. Mereka lebih senang melihat Anda bekerja di perusahaan atau instansi yang sudah jelas setiap bulannya mendapatkan penghasilan yang tetap. Perlu diketahui bahwa modal utama seorang entrepreneur adalah keyakinan, keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri. Yakinlah bahwa Anda sanggup untuk menghadapi semua risiko dan tantangan sebagai seorang entrepreneur.

 

Strategi bisnis di era digital ada 5 yaitu :

1.    Costumer Focus (berfokus pada kepuasan pelanggan. Missal kita harus tau apa yang dibutuhkan pelanggan)

2.    Omnichannel (menghubungkan dunia offline ke dunia online. Misal setiap outlet didorong masuk ke eCommerce )

3.    Big Data (menggunakan SAD bisnis one untuk transaksi)

4.    Cyber Security (melindungi informasi bisnis perusahaan. Sangat berbahaya kalua tidak memiliki cyber security)

5.    Kapabilitas digital (mendukung perusahaan masuk ke dunia digital)


              Kompetensi atau skill yang harus dimiliki ketika ingin menjadi seorang pengusaha digital :

1.    Komunikasi : keterampilan penting wirausaha. Wirausaha harus bisa menjelaskan ide berulang kali, promosi ke investor atau pelanggan. Keterampilan komunikasi baik pribadi maupun professional akan adalah kunci sukses wirausahawan.

2.    Finansial : memiliki kecerdasan finansial sangat penting dalam wirausaha. Mengendalikan arus kas sangat penting baik bagi solopreneur, freelancer ataupun bisnis besar.

3.    Merk : apa”wajah” usaha anda? Setiap wirausaha harus memiliki merek dan setiap wirausaha adalah merk. Cara bicara, cara menanggapi email, cara memperkenalkan diri, cara menulis adalah merk “citra” anda sebagai wirausaha. Pikirkan Apple, Facebook dan Tesla, apakah Steve Jobs, Mark Zuckerberg atau Elon Musk muncul di benak anda? Perusahaan-perusahaan ini tidak hanya terkenal dan berpengaruh di dunia, tetapi  mereka juga memiliki merek yang kuat yang dipengaruhi oleh para pendirinya.

4.    Marketing : seorang wirausahawan punya produk terbaik di dunia, tapi jika tidak ada yang tahu produk tidak akan berharga pahami secara mendalam berbagai disiplin ilmu pemasaran digital untuk mengoptimalkan search engine pemasaran medsos pay per Click pemasaran konten dan pemasaran via email.

5.    Networking : tali silaturahmi akan memperluas rezeki makin luas jaringan tali silaturahmi yang dibangun makin kuat pondasi bisnis seorang wirausaha.

6.    Automation : melakukan hal yang sama berulang kali akan mengurangi produktivitas wirausaha jika perangkat lunak bisa mengerjakan maka pelajari cara menggunakan atau melakukan pendelegasian.

7.    Desain : beda produk bagus dan produk hebat adalah desain banyak wirausaha yang mengabaikan desain produk dan terburu-buru masuk pasar sehingga menemukan kegagalan besar desain bukan hanya tampilan tetapi fungsinya.

8.    Analytics: belajar menganalisis menjadi hal penting. Sehebat apapun firasat atau intuisi, Belajarlah membuat keputusan berdasarkan data.

9.    Technical: pemerograman memang suatu keterampilan penting dunia digital titik namun tidak semua harus bisa itu. Pemahaman sederhana tentang algoritma dan cara berpikir terstruktur akan mengembangkan pemikiran logis untuk pemecahan masalah yang kompleks.

10. Learning: online learning adalah salah satu keterampilan penting di era digital, yang akan membantu untuk meningkatkan kinerja bisnis.

 

Menurut penelitian ada 4 parameter yang harus diperhatikan untuk masuk ke dunia digital;

1.    Mobile Internet

2.    Cloud Technology

3.    Internet of Things

4.    Big Data and Advance Analytics

Apabila ke 4 hal di atas sudah dimiliki maka itu artinya revolusi digital sudah sampai ke Indonesia.

Prospek mahasiswa untuk digital entrepreneur “Creating the Future from the Future” artinya apabila mahasiswa bisa menginvestasikan waktunya untuk masa depan dan ketika itu sudah terjadi mahasiswa harus sudah siap di depan sana, maka itu akan menjadi ide.

Nah sobat dunia kampus segitu dulu ya artikel kali ini sampai ketemu di artikel selanjutanya👋🏻

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini