Wirausaha Digital
Halo Sobat Dunia Kampus! Welcome to my blog. Ketemu lagi nih kita hehe. Artikel kali ini akan membahas tentang apa itu Wirausaha Digital. Kalian udah tau belum? Kalo belum yuk baca sampai habis..
Wirausaha
digital merupakan subkategori dari kewirausahaan dimana organisasi tradisional
yang bergerak secara fisik didigatalisasikan, sehingga wirausaha tradisional
berubah dalam bentuk usaha baru di era digital, baik secara produk, distribusi
maupun lokasi usaha.
Seorang
wirausaha berperan baik secara internal maupun eksternal. Secara internal
seorang wirausaha berperan dalam mengurangi tingkat kebergantungan terhadap
orang lain, meningkatkan kepercayaan diri, serta meningkatkan daya beli
pelakunya. Secara eksternal, seorang wirausaha berperan dalam menyediakan
lapangan kerja bagi para pencari kerja. Dengan terserapnya tenaga kerja oleh
kesempatan kerja yang disediakan oleh seorang wirausaha, tingkat pengangguran
secara nasional menjadi berkurang.
Seorang
wirausaha memiliki peran sangat besar dalam melakukan wirausaha. Peran
wirausaha dalam perekonomian suatu negara adalah:
1. Menciptakan
lapangan kerja
2. Mengurangi
pengangguran
3. Meningkatkan
pendapatan masyarakat
4. Mengombinasikan
faktor-faktor produksi (alam, tenaga kerja, modal, dan keahlian)
5. Meningkatkan
produktifitas nasional
Tantangan
kewirausahaan digital :
·
Kehilangan Banyak Waktu
Banyak yang bilang bahwa menjadi entrepreneur waktunya bebas, bisa sesuka hati kerjanya, memang itu tidak salah. Tetapi jika seorang entrepreneur yang baru merintis bisnisnya pasti akan membutuhkan banyak waktu untuk memikirkan bagaimana bisnisnya bisa berkembang dan sukses. Berbeda cerita kalau bisnisnya sudah sukses.
·
Selalu Dihantui Rasa Takut
Rasa takut pasti pernah ada, apalagi bagi yang baru terjun di dunia entrepreneur dan minim pengalaman. Seiring berjalannya waktu, rasa takut akan hilang dengan sendirinya. Intinya, jika ingin sukses buanglah rasa takut yang Anda miliki sejauh-jauhnya.
·
Kehilangan Penghasilan Tetap
Berani menjadi entrepreneur berarti berani kehilangan penghasilan tetap Anda. Jika bekerja sebagai karyawan pasti gaji bulanan yang diterima akan tetap setiap bulannya. Tetapi jika menjadi seorang entrepreneur terutama saat masih masa perintisan, kehilangan gaji bulanan adalah hal yang biasa, tetapi nanti setelah bisnisnya sudah sukses mendapatkan gaji yang lebih besar adalah hal yang mudah dilakukan.
·
Mudah Merasa Jenuh
Jangan kira jika menjadi entrepreneur akan bisa bersenang-senang dan bahagia setiap harinya. Memang kenyataannya tidak seperti itu, apalagi jika Anda masih merintis bisnis dan belum mendapatkan keuntungan, Anda akan mudah merasa jenuh karena melakukan aktivitas yang sama setiap harinya.
·
Rasa Malas
Rasa malas dalam bisnis hanya akan menghasilkan dua hal antara bisnis tidak berkembang atau mengalami kebangkrutan. Menjadi seorang entrepreneur yang sukses harus bisa mengalahkan rasa malas yang dimiliki. Kesuksesan yang didapatkan akan bergantung pada seberapa semangat Anda dalam menjalankan bisnis.
·
Kurang Dukungan Orang Sekitar
Seringkali
orang sekitar tidak mendukung keputusan Anda menjadi seorang entrepreneur.
Mereka lebih senang melihat Anda bekerja di perusahaan atau instansi yang sudah
jelas setiap bulannya mendapatkan penghasilan yang tetap. Perlu diketahui bahwa
modal utama seorang entrepreneur adalah keyakinan, keyakinan terhadap kemampuan
diri sendiri. Yakinlah bahwa Anda sanggup untuk menghadapi semua risiko dan
tantangan sebagai seorang entrepreneur.
Strategi
bisnis di era digital ada 5 yaitu :
1. Costumer
Focus (berfokus pada kepuasan pelanggan. Missal kita harus tau apa yang
dibutuhkan pelanggan)
2. Omnichannel
(menghubungkan dunia offline ke dunia online. Misal setiap outlet didorong
masuk ke eCommerce )
3. Big
Data (menggunakan SAD bisnis one untuk transaksi)
4. Cyber
Security (melindungi informasi bisnis perusahaan. Sangat berbahaya kalua tidak
memiliki cyber security)
5. Kapabilitas
digital (mendukung perusahaan masuk ke dunia digital)
Kompetensi atau skill yang harus
dimiliki ketika ingin menjadi seorang pengusaha digital :
1. Komunikasi
: keterampilan penting wirausaha. Wirausaha harus bisa menjelaskan ide berulang
kali, promosi ke investor atau pelanggan. Keterampilan komunikasi baik pribadi
maupun professional akan adalah kunci sukses wirausahawan.
2. Finansial :
memiliki kecerdasan finansial sangat penting dalam wirausaha. Mengendalikan
arus kas sangat penting baik bagi solopreneur, freelancer ataupun bisnis besar.
3. Merk
: apa”wajah” usaha anda? Setiap wirausaha harus memiliki merek dan setiap
wirausaha adalah merk. Cara bicara, cara menanggapi email, cara memperkenalkan
diri, cara menulis adalah merk “citra” anda sebagai wirausaha. Pikirkan Apple,
Facebook dan Tesla, apakah Steve Jobs, Mark Zuckerberg atau Elon Musk muncul di
benak anda? Perusahaan-perusahaan ini tidak hanya terkenal dan berpengaruh di
dunia, tetapi mereka juga memiliki merek
yang kuat yang dipengaruhi oleh para pendirinya.
4. Marketing :
seorang wirausahawan punya produk terbaik di dunia, tapi jika tidak ada yang
tahu produk tidak akan berharga pahami secara mendalam berbagai disiplin ilmu
pemasaran digital untuk mengoptimalkan search engine pemasaran medsos pay per
Click pemasaran konten dan pemasaran via email.
5. Networking
: tali silaturahmi akan memperluas rezeki makin luas jaringan tali silaturahmi
yang dibangun makin kuat pondasi bisnis seorang wirausaha.
6. Automation : melakukan hal yang sama berulang kali akan mengurangi
produktivitas wirausaha jika perangkat lunak bisa mengerjakan maka pelajari
cara menggunakan atau melakukan pendelegasian.
7. Desain
: beda produk bagus dan produk hebat adalah desain banyak wirausaha yang
mengabaikan desain produk dan terburu-buru masuk pasar sehingga menemukan
kegagalan besar desain bukan hanya tampilan tetapi fungsinya.
8. Analytics:
belajar menganalisis menjadi hal penting. Sehebat apapun firasat atau intuisi,
Belajarlah membuat keputusan berdasarkan data.
9. Technical: pemerograman memang suatu keterampilan penting dunia digital
titik namun tidak semua harus bisa itu. Pemahaman sederhana tentang algoritma
dan cara berpikir terstruktur akan mengembangkan pemikiran logis untuk
pemecahan masalah yang kompleks.
10. Learning:
online learning adalah salah satu keterampilan penting di era digital, yang
akan membantu untuk meningkatkan kinerja bisnis.
Menurut
penelitian ada 4 parameter yang harus diperhatikan untuk masuk ke dunia
digital;
1. Mobile
Internet
2. Cloud
Technology
3. Internet
of Things
4. Big
Data and Advance Analytics
Apabila
ke 4 hal di atas sudah dimiliki maka itu artinya revolusi digital sudah sampai
ke Indonesia.
Prospek
mahasiswa untuk digital entrepreneur “Creating the Future from the Future”
artinya apabila mahasiswa bisa menginvestasikan waktunya untuk masa depan dan
ketika itu sudah terjadi mahasiswa harus sudah siap di depan sana, maka itu
akan menjadi ide.
Nah sobat dunia kampus segitu dulu ya artikel kali ini sampai ketemu di artikel selanjutanya👋🏻

artikelnya kerenn
BalasHapusMantapp cintya
BalasHapusKeren bangett artikelnya
BalasHapusartikelnya sangat bermanfaat untuk pembelajaran
BalasHapusGood job!
BalasHapus